Sabtu, 17 Desember 2011

STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN TUMBUHAN

Lembar Kerja  Siswa

Kompetensi Dasar : Mengidentifikasi Struktur Jaringan Tumbuhan Dan Mengkaitkan dengan Fungsinya, Menjelaskan Sifat  Totipotensi Sebagai Dasar Kultur Jaringan

STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN TUMBUHAN
Ringkasan Materi
A.     Macam-macam Jaringan pada Tumbuhan
1.    Jaringan meristem
          Jaringan meristem tersusun atas jaringan yang selalu nmembelah, sehingga menyebabkan pertumbuhan organ terutama pada akar, dan batang.
        Berdasar  asal jaringan meristem dibedakan menjadi 2, yaiyu :
a.       Meristem primer.
Meristem yang berasal langsung dari jaringan embrional.
b.      Meristem sekunder
Meristem yang berasal dari jaringan yang telah terdifferensiasi.

2.   Jaringan permanen
Jaringan dewasa atau jaringan dewasa, tidak lagi mengalami aktivitas pembelahan, namun mengadakan deferensiasi untuk membentuk jaringan yang lebih komplek.
Jaringan permanen terdiri dari:
a.       Jaringan Epidermis
Sel-sel penyusun jaringan epidermis tersusun rapat tanpa ruang antar sel. Jaringan yang terletak pada bagian permukaan organ tanaman ini berfungsi untuk melindungi bagian lain yang ada di bawahnya. Epidermis dapat mengalami perubahan bentuk menjadi stomata, lenti sel, bulu akar, rambut, sisik maupun kelenjar atau yang kita sebut derivat epidermis.
Dinding epidermis mengandung kutin berupa senyawa lemak yang mengendap didinding sel sehingga membentuk lapisan khusus yang disebut kutikula.
b.      Jaringan Dasar (Parenkim).
Jaringan parenkim terdiri dari sekelompok sel hidup yang bentuk, ukuran, maupun fungsi fisiologinya berbeda-beda. Pada umumnya tersusun tidak rapat dengan banyak ruang antar sel. Parenkim mempunyai protoplas yang sangat komplek sehingga dapat melaksanakan eberapa fungsi seperti fotosintesis, penyimpanan bahan organik, penyimpanan air, serta berperan penting pada proses regenerasi. Jaringan parenkim terdapat pada mesofil daun, kortek atbang maupun akar, daging buah maupun endosperm biji.
c.       Jaringan Penguat.
Yang termasuk jaringan penguat yaitu kolenkim dan sklerenkim yang kedunya berfungsi untuk memperkuat dan menyokong bagian tubuh tumbuhan yang lain.
Kolenkim
Merupakan sel-sel hidup yang mengalami pembelahan dinding berupa selulosa secara tidak merata. Jaringan ini terdapat pada batang, daun, bagian-bagian bunga, buah dan akar yang barfungsi sebagai penguat pada organ muda maupun tua.
Sklerenkim
Sebagai jaringan penguat, sklerenkim mengalami penebalan sekunder dari lignin atau senyawa lain, sehingga bersifat keras dan kaku. Berdasarkan bentuk selnya, jaringan sklerenkim dibedakan menjadi dua, yaitu Serat yang umumnya berupa sel-sel panjang dan Sklereid  berbentuk lebih pendek sehingga disebut sel batu. Sklerenkim terdapat pada ikatan pembuluh, empulur, mesofil daun, daging buah dan endokarp biji.
d.      Jaringan Pengangkut
Jaringan Pengangkut terdiri dari : xilem dan floem
Xilem, tersusun oleh trakheid dan trakhea sebagai jaringan pengangkut, serabut skleremkim sebagai penguat dan sel-sel parenkim xilem yang berupa sel-sel hidup dan berfungsi dalam berbagai kegiatan metabolisme.

Floem, terdiri dari pembuluh tapis, sel pengirim, parenkim, serabut dan sklereid. Sifat khas pembuluh tapis adalah adanya bidang tapisan pada dinding selnya serta mengalami modifikasi protoplas yaitu tanpa nukleus. Berbada dengan sel pembuluh, sel pengiring lebih kecil dan mempunyai nukleus. Sel-sel parenkim floem berfungsi sebagai penimbun lemak dan tepung. Sedang serabut floem berfungsi sebagai penguat terutama bila sel tidak berfungsi lagi.

B.      Jaringan Penyusun Organ Tumbuhan
1.       Jaringan Penyusun Akar
Akar merupakan bagian bawah tumbuhan yang pada umumnya berkembang dibawah permukaan tanah. Namun ada pula akar yang tumbuh menjalar di atas permukaan tanah.
Fungsi akar pada tumbuhan antara lain :
-          untuk menyerap air dan garam mineral dari tanah,
-          memperkuat berdirinya tumbuhan,
-          sebagai alat pernafasan,
-          tempat menyimpan cadangan makanan.
Secara anatomi, struktur akar berturut turut dari luar kedalam yaitu :
a.       Epidermis
Merupakan bagian terluar yang tersusun atas sel-sel yang tersusun rapat tanpa ruang antar sel, berdinding tipis, pada permukaan luar epidermis embentuk tonjolan rambut atau bulu akar untuk memperluas daerah penyerapan akar.
b.      Korteks
Tersusun oleh jaringan parenkim yang tidak terlalu rapat, pada korteks akar sering terdapat leukoplas, berupa butir tepung yang dilengkapi dengn jaringan penguat seperti kolenkim dan sklerenkim.
c.       Endodermis
Endodermis tersusun atas selapis sel rapat tanpa ruang antar sel, terletak disebelah dakam korteks. Pada dinding sel endodermis terdapat lapisan suberin dan lignin yang bersifat impermeabel. Lapisan tersebut nenempel mengelilingi dinding radial dan dinding melintang sehingga membentuk struktur yang disebut pita kaspari. Adanya pita kaspari menyebabkan air dan garam mineral tidak dapat masuk melintasi dinding sel.
d.      Stele (silinder pusat)
Stele merupakan jaringan dibawah endodermis. Stele tersusun atas beberapa jaringan, yaitu:
-          Perisikel (perikambium), merupakan lapisan terluar stele.
-          Vasis (berkas pembuluh angkut), terdiri atas xiem dan floemyang tersusun bergantian menurut arah jari-jari.
-          Empulur, merupakan jaringan pengisi diantara vasis yang terdiri atas parenkim

2.      Jaringan Penyusun Batang
Batang merupakan organ tumbuhan yang pada umumnya terdapat di permukaan tanah yang berfungsi untuk menyokong tubuh tumbuhan, tempat lintasan air, dan bahan organik, menyimpan cadangan makanan, tempat melekatnya daun serta sebagai alat pembiak vegetatif.  

Pertumbuhan primer
Pada dasarnya jaringan pada batang dibedakan atas jaringan :
a.       Epidermis
Jaringan epidermis batang tersusun oleh satu lapis sel yang tersusun rapat tanpa ruang antar sel.
          Epidermis batang adalah jaringan yang hidup, sel-selnya mempunyai daya untuk membelah. Sifat ini penting karena epidermis harus mengimbangi bertambah besarnya batanh karena adanya pertumbuha menebal primer dan sekunder. Pada beberapa tmbuhan yang  mengalami pertumbuhan periderm yang lambat , maka aktivitas miotik jaringan epidermis ini menjadi sangat diperlukan.
b.      Korteks dan Empulur
Korteks merupakan jaringan dibawah epidermis yang tersusun oleh sel-sel parenkim yang berdinding tipis dan tersusun tidak rapat sehingga banyak ruang antar sel.
Korteks batang mengandung kloroplas. Pada tumbuhan angiospermae yang akuatik korteks berkembang menjadi aerenkim dengan ruang-ruang antar sel yang besar.
Empulur terdiri atas sel-sel parenkim yang dapat mengandung kloroplas. Bagian tengah empulur sering kali mengalami kerusakan pada saat pertumbuhannya. Kerusakan demikian biasanya terjadi didaerah ruas.


c.       Jaringan pembuluh
Jaringan sekunder batang terdiri atas sejumlah ikatan pembuluh yang tesusun khusus..
Setiap ikatan pembuluh memiliki xilem yang tersusun kearah dalam dan floem ke arah luar. Susunsn ikatan pembuluh demikian dikenal sebagai ikatan pembuluh kolateral.  jika antara ilem dan floem terdapat kambium maka disebut kolateral terbuka, jika tidak ada kambium maka disebut kolateral tertutup . Jika kolateral terbuka biasa terdapat pada tumbuhan dikotil dan tipe kolateral tertutup terdapat pada tumbuhan monokotil.

Ø  Pertumbuhan Sekunder
Pertumbuhan sekunder terjadi akibat kambium penbuluh berkembang membentuk lingkaran meristem yang membelah ecara paralel terhadap permukaan tumbuhan. Aktivitas kambium biasanya dipengaruhi oleh kondisi lingkungan. Pada musim kemarau kambium tidak dalam keadaan aktif membelah. Pada musim hujan ketika kelembaban tinggi dan banyak air , xilem tumbuh dengan pembuluh yang lebar dan dinding sel yang tipis. Pada musim kemarau, ukuran pembulih mengecildan kambium kembali dalam keadaan tidak aktif. Adanya perbedaan kecepatan dan ukuran sel  dalam pertumbuhannya tersebut menyebabkan terbentuknya lingkaran tahun.
3.      Jaringan penyusun  Daun
          Daun merupakan organ fotosintesis bagi tumbuhan berpembuluh. Pada umumnya daun terdiri atas helai daun (lamina) yang pipih dan tangkai (petiolus) yang menghubungkan daun kebatang.  Daun sempurna memiliki pelepah, tangkai dan helaian daun, sedangkan daun tidak sempurna hanya memiliki salah satu bagian tersebut. Daun tersusun atas jaringan utama, yaitu :
a.       Epidermis
b.      Mesofil
c.       Berkas pengangkut
d.      Jaringan  penguat

Tugas Individu 2.1
1.        Sebutkan macam-macam jaringan meristem berdasarkan letak jaringan tersebut !
2.       Apakah perbedaan antara meristem primer dengan meristem sekunder ?
3.       Apa fungsi bulu akar pada tanaman ?
4.      Apa fungsi lapisan kutikula dan lapisan lilin yang terdapat pada permukaan daun?
5.       Sebutkan macam-macam fungsi jaringan parenkim?
6.       Apa fungsi stomata, jalaskan proses membuka dan menutupnya stomata !
7.       Xilem dan fleom bersatu membentuk berkas pembuluh angkut. Ada berapa tipe pembuluh angkut berdasarkan letak xilem terhadap floem. Sebutkan macam-macam tipe berkas pembuluh angkut pada tumbuhan !
8.       Jelaskan fungsi batang pada tanaman !
9.       Sebutkan jaringan penyusun pada organ batang !
10.    Apa perbedaan akar tunggang dan akar serabut ?
11.     Setelah mempelajari susunsan jaringan yang menyusun akar maupun batang tanaman,
Lengkapilah tabel perbedaan antar akar dan batang.




Tabel 2.1  Perbedaan akar dan batang
No.
Pembeda
Akar
Batang
1.
Percabangan
Cabang akar dibetuk oleh perikambium
Cabang batang dibentuk oleh jaringan primodia
2.
Tipe pembuluh angkut
....................................
...................................
3.
Jaringan penguat
....................................
...................................
4.
Klorenkim
....................................
..................................
5.
Batas korteks dengan stele
...................................
..................................


Kegiatan 2.1
Pengamatan Jaringan Tumbuhan

A.     Tujuan : Memahami struktur jaringan penyusun batang, akar, dan daun

B.      Alat dan bahan :
1.     Mikroskop
2.    Kaca preparat
3.     Pisau / silet
4.    Metylen blue
5.    Batang, akar dan daun jagung
6.       Batang, akar dan daun bayam

C.     Cara Kerja
1.        Irislah akar, batang dan daun secara melinang, buat irisan tipis – tipis dengan memakai silet
2.       Letakkan irisan pada kaca  preparat kemudian tetesi dengan zat warna anilin sulfat , diamkan selama 10 menit.
3.       Setelah preparat terwarnai semua usaplah bila ada pewarna disekitarnya, kemudian tutup dengan kaca penutup.
4.      Amati preparat dengan perbesaran lemah, kemudian dengan perbesaran kuat.
5.       Amati dan gambar jaringan penyusun organ tumbuhan tersebut.

D.     Pertanyaan
1.        Sebutkan jaringan yang menyusun akar, batang, dan daun jagung?
2.       Sebutkan jaringan yang menyusun akar, batang, dan daun bayam?
3.       Jelaskan perbedaan struktur anatomi dari masing – masing organ antara kedua tanaman tersebut!
4.      Amati beras pengangkut yang terdapat pada setiap organ tumbuhan yag telah anda gambar, sebutkan macam – macam tipe pembuluh angkut dan susunan berkas pengangkutnya! 


4.      Hubungan Sifat Totipotensi Jaringan pada Teknologi Kultur Jaringan

Pengetahuan  tentang jaringan dan organ tumbuhan memberikan banyak  manfaat bagi kehidupan manusia. Salah satu manfaatnya adalah diperolehnya pengetahuan tentang perbanyakan tanaman (penggandaan bibit unggul ) dengan menggunakan teknik kultur jaringan.
Kultur jaringan  merupakan teknik perbanyakan tanaman secara vegetatif. Teknik perbanyakan ini dilakukan dengan cara mengisolasi bagian tanaman, seperti daun dan ujung tunas, kemudian menumbuhkannya pada medium buatan yang kaya nutrisi dan zat pengatur tumbuh secara aseptik. Melalui teknik ini, bagian – bagian tanaman yang berukuran keciltersebut akan tumbuhmenjadi tanaman yang utuhsebagai suatu individu.
Pada dasarnya, teknik kultur jaringan dilakukan berdasarkan sifat totipotensi yang terdapat pada jaringan tumbuhan. Totipotensi adalah kemanpuan beberapa sel yang dapat tumbuh membentuk suatu individu. Sifat totipotensi pada jaringan pertama kali ditemukan oleh F. C. Steward (1958 ). Saat itu , ia melihat sifat totipotensi pada jaringan floem dari akar tanaman wortel. Teknik kultur jaringan, terutama dilakukan terhadap tanaman yang sulit dikembangbiakan secara generatif. Oleh karena teknik menjadi sangat berguna untuk pengadaan bibit unggul, baik untuk tujuan komersil maupun unuk budidaya dan konservasi tanaman langka. Adapun keunggulan dari bibit yang diperoleh melalui kultur jaringan adalah sebagai berikut :
1.        Bibit yang didapat berjumlah banyak dan dihasilkan dalam waktu yang singkat.
2.       Sifat identik dengan induk.
3.       Memiliki sifat – sifat yang dikehendakisesuai perlakuan yang diberikan.
4.      Metabolit sekunder tanaman segera didapat tanpa perlu menunggu tanaman dewasa.
5.       Bibit aman dari serangan penyakit. Misalnya, bebas virus jikadiambil dari meristem apikal.

Tugas kelompok
Pelajari dengan mengenai artikel kultur jaringan dan peranannya dalam upaya pembudayaan tanaman.
1.        Ada beberapa cara perkembangbiakan vegetatif pada tanaman yang semuanya memanfaatkan kemampuan jaringan dalam melakukan regenerasi, terutama membentuk jaringan baru, yang nantinya menghasilkan organ dan tumbuh menjadi organisme yang utuh dan lengkap. Cara –cara tersebut misalnya stek, cAangkok, okulasi, dan sambung. Jelaskan perbedaan prinsip pada setiap cara perkembangbiakan tersebut.
Jawab:
....................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
2.       Lakukan kegiatan perbanyakan tanaman dengan memilih salah satu ara pembiakan vegetatif tersebu !
Jawab :
.........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
3.       Jelaskan prinsip biologi yang mendasarinya !
Jawab :
.......................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
4.      Apa keunggulan dan kelemahan dari cara perkembangbiakan vegetatif yang kamu lakukan ?
Jawab :
...................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................











Lembar Evaluasi

Uji kompetensi
1.       Berilah tanda silang ( X ) pada huruf a, b, c d, dan e pada jawaban yang benar.
1.        Jaringan epidermis mempunyai ciri sebagai berikut, kecuali ....
a.       Terdapat dipermukaan organ
b.      Terdiri dari satu lapis sel yang tersusun rapat
c.       Mengandung banyak klorofil
d.      Berfungsi melindungi jaringan di bawahnya
e.       Epidermis akar berdinding tipis untuk penyerapan
2.       Manakah diantara jaringan dibawah ini yang bukan merupakan modifikasi dari jaringan epidermis ......
a.       Cabang akar
b.      Bulu stomata
c.       Stomata
d.      Kutikula
e.       Trikoma
3.       Pita caspari terbentuk karena....
a.       Penebalan lignin pada jaringan sklerenkim
b.      Penebalan gabus pada endodermis akar
c.       Penebalan sellulosa pada jaringan kolenkhim
d.      Penebalan kutikula pada epidermis
e.       Penebalan gabus pada epidermis
4.      Sel penyerap pada endodermis akar berfungsi meneruskan air dari ....
a.       Epidernis ke korteks
b.      Korteks ke endodermis
c.       Korteks ke stele
d.      Xilem ke empulur
e.       Xilem ke floem
5.       Klorenkhim adalah jaringan yang ....
a.       Terdapat pada epidermis daun untuk fotosintesis
b.      Mengandung banyak ruang antar sel intuk pertukaran gas
c.       Mengalami penebalan sellulosa untuk penguat
d.      Mengandung klorofil untuk fotosintesis
e.       Mengalami penebalan lignin sebagai penunjang
6.       Berikut fungsi jaringan Parenkim, kecuali ...
a.       Fotosintesis
b.      Pelindung
c.       Pertukaran gas
d.      Menyimpan cadangan makanan
e.       Pengikat
7.       Manakah diantara pernyataan berikut benar mengenai perbedaan kolenkim dan skleremkim...
No.
Kolenkim
Sklerenkim
a.
Sel mati
Sel hidup
b.
Untuk penguat
Untuk fotosintesis
c.
Sel panjang seperti serat
Sel bulat (sklereid)
d.
Penebalan sellulosa
Penebalan lignin
e.
Pada kulit biji
Pada epidermis batang muda

8.       Sebagai jarigan pengangkut, floem mengandumg unsur berikut, kecuali....
a.       Tracheid dan trachea
b.      Pembuluh tapis
c.       Sel pengiring
d.      Parenkim
e.       Jaringan penunjang (serabut)
9.       Terbentuknya air dan mineral dari akar ke daun berlangsung melalui....
a.       Tracheid dan trachea
b.      Pembuluh tapis
c.       Sel pengiring
d.      Serabut xilem
e.       Perikambium
10.    Terbentuknya cabang akar pada akar dikotil berasal dari ....
a.       Epidermis
b.      Korteks
c.       Endodermis
d.      Perisikel
e.       Empulur
11.     Dibawah ini jarigan penyusun akar mulai dari luar ke arah dalam, kecuali....
a.       Epidermis akar
b.      Korteks akar
c.       Endodermis
d.      Stele atau silinder pusat
e.       Sitoplasma
12.    Yang termasuk jaringan permanen adalah.....
a.       Jaringan epidermis
b.      Jarigan datar
c.       Jaringan penguat
d.      Jaringan pemberi
e.       Jaringan endodermis
13.    Di bawah ini yang bukan jaringan ikat adalah jaringan .....
a.       Lemak
b.      Saraf
c.       Darah
d.      Kartilago
e.       Ikat loggar
14.   Perbedaan antara daun dikotil dan monokotil , secara morfologi adalah......
a.       Daun dikotil berkambium, monokotil tidak
b.      Dikotil berstoma, monokotil tidak
c.       Tulang daun dikotil melengkung, mookotil sejajar
d.      Tulang daun monokotil sejajar, dikotil menyirip
e.       Ikatan pembuluh daun dikotil kolateral, monokotil radial
15.    Berikut yang bukan merupakan fungsi akar.....
a.       Absorbsi air dan mineral
b.      Cadangan makanan
c.       Memperkokoh kedudukan tanaman
d.      Alat perkembangbiakan vegetatif
e.       Fotosintesis

II . Isilah titik –titik di bawah ini dengan benar !
1.        Meristem apikal terdapat pada....
2.       Jaringan sklerenkim terdapat pada...
3.       Spons parenkim berfungsi untuk ....
4.      Tipe ikatan pembuluh dimana xilem terletak diantara 2 floem disebut ....
5.       Sebutkan 3 fungsi batang ....
6.       Tipe ikatan pembuluh radial adalah ....
7.       Berdasarkan pada susunan berkas pengangkutnya, perbedaan antara batang dikotil dan batang monokotil adalah ....
8.       Kambium yang terletak diantara xilem dan floem disebut ....
9.       Floeterma berfungsi untuk ....
10.    Lapisan paling dalam dari stele atau silinder pusat adalah ....
III. jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan tepat !
1.        Sebutkan 3 modifikasi jaringan epidermis daun !
Jawab :
.....................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
2.       Sebutkan 5 perbedaan antara tumbuhan dikotil dan monokotil !
Jawab :
.....................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
3.       Jelaskan perbedaan antara akar tunggang dan akar serabut !
Jawab :
.....................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
4.      Sebutkan secara urut daerah pertumbuhan akar !
Jawab :
..................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
5.       Sebutkan 3 fungsi batang pada tanaman !
Jawab :
..................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................




Nilai
Tanda tangan

Orang tua
Guru





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar