Rabu, 14 Desember 2011

RPP LIMBAH DAUR ULANG


RPP
LIMBAH DAN DAUR ULANGNNYA
IKIP WARNA.jpg
JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI
FAKULTAS PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILPENGETAHUAN ALAM
IKIP PGRI SEMARANG
2011
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
  1. Identitas
Nama Sekolah           : SMAN 01 BREBES
            Mata Pelajaran          : BIOLOGI
Kelas / Semester         : X/ 2
Stándar Kompetensi :
4. Memahami hubungan antara komponen ekosistem, perubahan materi dan energi serta peranan manusia dalam keseimbangan ekosistem.
Kompetensi Dasar     :
4.3 Menganalisis jenis-jenis limbah dan daur ulang limbah.
Indikator                    :
1.      Mengidentifikasi jenis-jenis limbah.
2.      Membedakan antara limbah anorganik dan limbah organik.
3.      Membuat produk daur ulang dari limbah yang ada di sekitar.
4.      Menganalisis permasalahan yang berkaitan dengan limbah dan daur ulangnya.
5.      Menemukan solusi tentang permasalahan yang berkaitan dengan limbah.

Alokasi waktu            :  4 x 45 menit (2 x pertemuan)

  1. Tujuan Pembelajaran
1.      Siswa mampu merumuskan jenis-jenis limbah melalui kegiatan eksplorasi di lingkungan sekolah.
2.      Siswa mampu membedakan limbah organik dan anorganik yang mereka temukan saat kegiatan ekplorasi di lingkungan sekolah.
3.      Siswa mampu membuat produk  daur ulang limbah bersama dengan kelompoknya.
4.      Siswa mampu menganalisis permasalahan yang berkaitan dengan limbah dan daur ulangnya  melalui kegiatan menganalisis masalah yang diberikan oleh guru.
5.      Siswa mampu menemukan solusi yang tepat dari permasalahan yang berhubungan dengan limbah.

 III.            Materi Pembelajaran
Secara umum limbah yaitu sisa, buangan atau kotoran yang dihasilkan dari kegiatan manusia sehari-hari, aktivitas produksi, pertanian dan  pabrik-pabrik.  Limbah juga merupakan suatu bahan yang tidak berarti dan tidak berharga.
Limbah yang terdapat disekitar lingkungan kita dapat dikategorikan menjadi beberapa macam, macam-macam limbah dibedakan menjadi:
1.      Berdasarkan asalnya: limbah pabrik, limbah pertanian, limbah domestik.
2.      Berdasarkan bentuknya: cair, padat, gas.
3.      Berdasarkan jenisnya: organik dan anorganik.
4.      Berdasarkan sifat yanng dimiliki: degradabel dan non-degradabel.
Ketika mencapai jumlah tertentu limbah yang dibuang ke lingkungan dapat menimbulkan dampak negatif bagi kehidupan manusia. Dilihat dari aspek lingkungan dapat menyebabkan pencemaran lingkungan. Seperti pencemaran air, air yang telah tercemar dapat mengakibatkan kerugian terhadap manusia juga ekosistem yang ada di dalam air. Pencemaran udara, dengan dibangunnya pabrik di perkotaan asapnya dapat mengakibatkan polusi udara sehingga menganggu kenyamanan bagi para pemakai jalan. Apabila udara telah tercemar maka akan menimbulkan penyakit seperti sesak napas. Pencemaran tanah, tanah yang telah tercemar oleh bahan pencemar seperti senyawa karbonat maka tanah tersebut akan menjadi asam, H2S yang bersama CO membentuk senyawa beracun di dalam tanah. Kemudian dilihat dari aspek kesehatan, penumpukan limbah dapat mengakibatkan timbulnya penyakit. Seperti diare, tifus, dan malaria.
Selain mengakibatkan dampak yang negatif, limbah juga mempunyai manfaat bagi kehidupan manusia. Manfaatnya antara lain:
1.      Konservasi sumber daya alam karena dapat mengurangi kebutuhan terhadap bahan mentah.
2.      Konservasi energi karena menggunakan energi listrik lebih sedikit daripada membuat produk bukan daur ulang.
3.      Mengurangi pencemaran.
Dengan demikian, cara terbaik untuk memecahkan masalah sampah yaitu dengan cara mendaur ulang sampah-sampah yang sudah tidak dipergunakan menjadi barang yang bermanfaat lagi melalui proses daur ulang tersebutlah sampah yang sudah tidak terpakai dapat dimanfaatkan kembali oleh manusia menjadi suatu arang yang berharga, bahkan menjadi komoditas ekspor. Berikut ini penggololongan daur ulang limbah menurut bahannya.
1.      Limbah logam, seperti baja dan timah dapat didaur ulang menjadi produk baru dengan cara dilelehkan terlebih dahulu. Kaleng-kaleng bekas bias dibuat menjadi barang-barang yang bermanfaat seperti: tempat pensil, tempat sendok, tenpat tissue dan lain-lain.
2.      Limbah kaca, kaca dapat didaur ulang menjadi kaca yang baru dengan cara dilebur. Kaca yang telah dilebur dapat dibentuk menjadi barang-barang seperti manik-manik.
3.      Limbah kertas, kertas-kertas tersebut dapat didaur ulang menjadi kertas baru lagi atau dibuat barang-barang seperti vas bunga, tempat pensil, tempat tissue, tas, dan lain-lain
4.      Limbah plastik, pemanfaatan limbah tersebut misalnya plastic deterjent, makanan ringan dibuat menjadi tas, sandal, topi, dan lain-lain.
5.      Limbah organik, limbah-limbah organic dapat diuraikan oleh mikroorganisme. Pemanfaatan langsung misalnya nasi digunakan untuk makanan ayam, jerami untuk makanan sapi.
6.      Limbah cair, Proses pengolahan bahan-bahan tersuspensi berukuran besar dan yang mudah mengendap atau bahan-bahan yang terapung disisihkan terlebih dahulu, penyaringan merupakan cara yang paling murah untuk menyisihkan bahan tersuspensi yang berukuran besar dan bahan yang mudah mengendap dapat disisihkan secara mudah dengan proses pengendapan. 

 IV.       Metode Pembelajaran
1.      Pendekatan                       :  Pembelajaran konstektual dan Pembelajaran inquiri
2.      Metode                              :  Diskusi, ceramah, dan eksplorasi
3.         Model Pembelajaran          : Example non examples dan PBL (Problem Based  Learning)
    V.       Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan pertama
1.      Kegiatan Awal (10 menit)
a)      Orientasi
-          Guru mengucapkan salam.
-          Guru menanyakan kabar siswa.
-          Guru mengajak siswa untuk berdoa.
-          Guru mempresensi siswa.
-          Guru menampilkan gambar lingkungan yang kotor dan lingkungan yang bersih.
b)     Apersepsi
Guru menanyakan pada siswa dari kedua gambar tersebut mana yang kalian pilih? Mengapa demikian? Apa saja yang kalian temukan dari gambar tersebut?
c)       Motivasi
Guru memberitahu manfaat pembelajaran yang akan dilakukan. Lingkungan yang bersih dan nyaman akan terhindar dari penyakit sedangkan lingkungan yang sangat kotor disebabkan karena adanya sampah yang dibuang sembarangan sehingga menyebabkan dampak negatif bagi lingkungan kita. Selain itu kebersihan sebagian dari iman.

d)     Pemberian Acuan
-          Guru menjelaskan secara singkat materi tentang limbah
-          Guru membagi siswa kedalam 7 kelompok.
-          Setiap perwakilan kelompok mengambil LKS yang diberikan oleh guru.
-          Guru menjelaskan apa saja yang harus dilakukan siswa saat eksplorasi .

2.      Kegiatan Inti (70 menit)
Eksplorasi
1.      Siswa menyiapkan peralatan yang akan digunakan untuk eksplorasi di lingkungan  sekolah.
2.      Siswa melakukan eksplorasi dengan pedoman LKS dan literatur yang ada.
3.      Siswa mencari sampah di lingkungan sekolah kemudian membedakan jenis sampah tersebut termasuk kedalam limbah organik atau anorganik.

Elaborasi
1.      Siswa mengidentifikasi jenis-jenis sampah yang ditemukan.
2.      Siswa mengelompokan jenis-jenis sampah (organik atau anorganik)
3.      Siswa merumuskan karakteristik sampah yang mereka temukan.
4.      Siswa mencatat hasil diskusi.
5.      Perwakilan dari masing-masing kelompok mempresentasikan hasil eksplorasi dan diskusi kelompoknya.

Konfirmasi
1.   Guru memberikan umpan balik dari kegitan eksplorasi yang dilakukan siswa. Guru menjelaskan secara mendetail mengenai macam-macam limbah berdasarkan jenisnya, yaitu limbah organik dan anorganik.
2.   Guru memberikan evaluasi untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa mengenai materi yang sudah diberikan. Evaluasi berbentuk pertanyaan lisan, seperti “Siapa yang tahu perbedaan limbah organik dan limbah anorganik itu? Jelaskan?”


3.      Kegiatan Penutup (10 menit)
1.   Siswa bersama dengan guru menyimpulkan tentang macam-macam limbah dengan bertanya “ dari kegiatan eksplorasi yang telah kalian lakukan, apa saja jenis limbah itu? Dan apa saja contohnya?”
2.   Guru menyampaikan rencana pembelajaran untuk pertemuan berikutnya. Misalnya dengan mengucapkan, untuk pertemuan selanjutnya kita akan membahas tentang pemanfaatan limbah. Untuk itu ibu harap kalian mempelajarinya terlebih dahulu.




Pertemuan Kedua
1.      Kegiatan Pendahuluan (10 menit)
a)      Orientasi
-          Guru mengucapkan salam.
-          Guru menanyakan kabar siswa.
-          Guru mengajak siswa untuk berdoa.
-          Guru mempresensi siswa.
-          Guru menunjukan tempe gembus
b)     Apersepsi
-          Guru memberikan pertanyaan terkait tempe gembus tersebut kepada siswa. Guru meminta pada siswa untuk memakan tempe gembus goreng, lalu diberi pertanyaan “Bagaimana rasanya? Enak bukan?”. Tahukah kalian terbuat dari bahan apa tempe ini?
c)      Motivasi
-          Guru mengungkapkan manfaat dari kegiatan pembelajaran yang akan dilaksanakan. “Limbah yang dihasilkan manusia dapat dimanfaatkan kembali. Pemanfaatan tersebut dapat mengurangi jumlah dan dampak yang ditimbulkan pada lingkungan. Beberapa pemanfaatan limbah tersebut dapat bernilai ekonomis.
d)     Pemberian Acuan
-          Guru menyampaikan materi secara garis besar serta menyampaikan tujuan pembelajaran. Nah, selain limbah memberikan dampak yang buruk bagi lingkungan ternyata juga dapat bermanfaat. Pada kehidupan sehari-hari jika kalian amati ternyata banyak sekali permasalahan yang diakibatkan oleh limbah.
-          Guru membagi kelas kedalam 7 kelompok.
-          Guru menjelaskan tugas yang harus dikerjakan siswa, seperti hari ini ibu akan membagikan kalian sebuah artikel tentang permasalahan yanng berhubungan dengan limbah.

2.      Kegiatan Inti (70 menit)
Eksplorasi
1.    Setiap perwakilan kelompok mengambil LKS yang diberikan oleh guru.
2.    Siswa diminta untuk memahani permasalahan dan mencari jawaban berdasarkan literatur yang dimiliki.
3.    Siswa diminta untuk melakukan diskusi dengan kelompoknya.
4.    Setiap anggota dari kelompok menulis hipotesis sementara dari permasalahan yang diberikan.
Elaborasi
1.      Siswa saling memadukan hipotesis yang dimiliki dalam kelompoknya.
2.      Setiap kelompok akan mempunyai kesimpulan dari kegiatan diskusi tersebut.
3.      Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas.

Konfirmasi
1.   Guru memberi umpan balik dari kegiatan eksplorasi dan elaborasi yang dilakukan siswa, seperti guru menjelaskan tentang dampak-dampak dari permasalahan limbah dan alternatif solusi dari permasalahan-permasalahan tersebut.
2.   Guru memberikan evaluasi dengan membagikan soal pilihan ganda yang harus dikerjakan siswa dalam waktu 10 menit

3.      Kegiatan Penutup (10 menit)
-       Guru membimbing siswa untuk menarik kesimpulan dengan mengacu pada hasil diskusi dan literature yang dimiliki pada kegiatan pembelajaran kali ini.
-       Guru memberi tugas pada siswa “Dari limbah yang ada di rumah, buatlah produk hasil daur ulang sederhana yang dapat kamu lakukan” dikumpulkan pada pertemuan berikutnya.

 VI.            Sumber Belajar
Sumber/bahan pembelajaran berupa
A. Buku ajar BIOLOGI Limbah kelas X semester 2
B. LKS
C. Tempe gembus
D. Gambar lingkungan bersih dan gambar lingkungan kotor.
E. Lingkungan sekolah

Tes tertulis dan unjuk kerja.
1.      Teknik
a.       Tes tertulis
b.      Tes unjuk kerja
c.       Penugasan
2.      Bentuk instrumen
a.    Pilihan ganda
b.    Assasemen petik kerja

3.      Contoh instrument
1.      Jelaskan perbedaan limbah organik dan limbah anorganik?

Pilihan ganda
1.             Penguraian sisa senyawa  organik di tanah yang kandungan aairnya banyak terjadi karena....
a.         air mengnadung karbondioksida yang tidak larut sehingga tanah menjadi asam
b.    mengandung banyak air sehingga oksigen tidak dapat di gunakan oleh mikroorganisme
c.         air melepaskan banyak garam mineral yang penting bagi tumbuhan
d.        air mendorong pertumbuhan bakteri saprofit
e.         air menyebabkan peningkatan suhu di dalam tanah
2.      Sampah yang tidak dapat diuraikan secara biologis adalah….
a.    Material tanaman
b.    Makanan
c.    Plastik
d.   Kertass koran bangkai hewan
3.      Polutan organic diperairan adalah ,,,
a.     Pasir
b.    Garam
c.    Limbah rumah tangga
d.   Fosfor logam berat
4.             Banyak danau atau waduk yang mengalami gejala eutrofikasi.pernyataan berikut ini yang benar dan berkaitan dengan eutrofikasi adalah…
a.    danau atau waduk menjadi tempat hidup yang baik bagi ikan
b.    permukaan danau banyak di tumbuhi dengan enceng gondok
c.    danau atau waduk mengalami pendangkalan
d.   salah satu faktor penyebabnya adalah pencemaran oleh pupuk
e.    sinar matahari terhambat masuk ke dalam air
5.             Pertambangan emas sangat  berpotensi mencemari lingkungan dalam skala luas dan member dampak dalam jangka panjang .dalam proses penambangan emas ,bahan brbahaya yang digunakan …
a.       HCl
b.      Merkuri
c.       Timbal
d.      DDt
e.       CFC
6.             Penggunaan bahan insektisida untuk membranta hama dapat menganggu keseimbangan lingkunan . hal ini disebebkan....
a.         hama akan mati sampai ke larvanya
b.         hewan non target akan ikut mati
c.         bersifat tidak terurai sehingga akan terakumulasi di lingkungan
d.        kadarnya akan meningkat pada timmgkat trofik yang lebih tinggi
e.         dapat meracuni manusia
7.             Berikut ini merupakan parameter kimia kualitas limbah cair, kecuali….
a.         COD
b.         BOD
c.         pH
d.        DO
e.         Adannya ganggang pada limbah
8.             cara penanggulangan pencemaran air sebagai dampak kemajuan ilmu dan teknologi industri adalah....
a.                      membatasi zat-zat kimia
b.                     mengolah limbah sebelum di buang ke sungai
c.                      menutup industri-industri bahan –bahan kimia
d.                     memberi sansi kepada pengusaha industri
e.                      membuang limbah sedikit demi sedikit
9.               adanya mikroorganisme pada pembuatan kompos berfungsi untuk..
a.         menyuplai ketersedianan oksigen
b.         mengurangi aerasi pada sampah
c.         meningkatkan keasaman sampah
d.        membantu penguraian sampah
e.         menurunkan ke basaan sampah
10.         Apabila pemerintah memutuskan suatu tempat di gunakan sebagai lahan atau tempat pembuangan akhir sampah, teknologi yang seharusnya di siapkan adalah...
a.       Sanitasi landfill
b.      Incineration
c.       Pulverisation
d.      Recycling
e.       composting













Kunci jawaban                                                   
1
A
2
C
3
C
4
E
5
B
6
C
7
E
8
B
9
D
10
A
penskoran           


No Soal
Skor
Benar
Salah
1.
1
0
2.
1
0
3.
1
0
4.
1
0
5.
1
0
6
1
0
7
1
0
8
1
0
9
1
0
10
1
0
Jumlah
10
















B.     Penilaian Kinerja
Format penilaian kinerja sebagai berikut :
Hari / tanggal        :    ……
Kelas / semester    :    ……
Kelompok             :    ……

No.
Nama
Aspek Penilaian
Jumlah
Tingkat Keaktifan
(0-35)
Kemampuan Berdiskusi
(0-35)
Kemampuan Merangkum
(0-30)
1.





2.





3.





4.









Mengetahui,                                                                        Dilaksanakan,...................
Kepala Sekolah                                                                   Guru Biologi


(__________________)                                                      (__________________)
NIP............................                                                          NIP. ..........................


















Lampiran
LKS 1 

Judul : Limbah Organik dan Anorganik
Tujuan: 1. Siswa mampu merumuskan jenis-jenis limbah melalui kegiatan eksplorasi di lingkungan sekolah.
2.    Siswa mampu membedakan limbah organik dan anorganik yang mereka temukan saat kegiatan ekplorasi di lingkungan sekolah.

Alat dan Bahan:
1.      Kantong plastik
2.      Alat tulis
 

            Cara kerja:
1.      Carilah berbagai limbah yang ada di sekitar lingkungan sekolah.
2.      Kelompokan limbah-limbah tersebut dengan memasukannya ke dalam kantong plastik.
3.      Satu kantong plastik untuk limbah organik dan kantong plastik lainnya untuk limbah anorganik.
4.      Catatlah hasilnya pada tabel pengamatan

Tabel Hasil Pengamatan
Limbah organic
Limbah anoragnik



Pertanyaan:
1.      Dari data pengelompokkan yang kamu lakukan di lingkungan sekolah, bagaimana perbandingan antara limbah organik dan anorganik? Jelaskan!
Jawab:…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..............................
2.      Buatlah salah satu produk daur ulang dengan menggunakan sampah yang dapat kamu dapatkan, kemudian jelaskan bagaimana langkah-langkah pendaur ulangan tersebut!
Jawab:………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….............................



Semarang,………………2011
Guru Mata Pelajaran


…………………………………









LKS 2

Cermatilah artikel berikut ini!

Tumpukan Sampah di Garut Mulai Dibersihkan

RABU, 09 FEBRUARI 2011 | 16:16 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta - Petugas kebersihan Kabupaten Garut, Jawa Barat, mulai membersihkan sampah yang sempat menggunung di sejumlah ruas jalan dan pusat kota. Sebelumnya Kabupaten Garut dipenuhi tumpukan sampah hingga menimbulkan bau busuk yang terjadi sejak Minggu lalu.
Volume sampah rumah tangga yang sempat menggunung itu mencapai 3.000 meter kubik. “Pengangkutan sampah masih terus dilakukan. Targetnya hari ini sudah bersih, tidak ada tumpukan lagi” ujar Kepala Bidang Kebersihan Dinas Perumahan, Tata Ruang dan Cipta Karya Kabupaten Garut, Iwan Trisnadiwan, Rabu (9/2).
Menurut dia, pengangkutan sampah ini dilakukan setelah pihaknya menerima dana talangan dari Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan AsetKabupaten Garut  sebesar Rp 178 juta. Dana tersebut digunakan untuk biaya operasional dan pembelian bahan bakar kendaraan. “Dananya hanya untuk bulan ini saja, tapi untuk bulan depan belum ada,” ujarnya.

Iwan menambahkan, pengangkutan sampah telah dilakukan sejak Selasa kemarin hingga hari ini dengan menggunakan alat berat. Pembersihan sampah yang masih terus dilakukan di antaranya di depan Rumah Sakit Umum Daerah, Kantor Sekretariat Daerah Garut, ruas Jalan Pembangunan, Ciawalen, Jayaraga dan ruas Jalan Patriot.
Penumpukan sampah itu diakibatkan karena tidak ada biaya operasional untuk mengangkut sampah dari tempat pembuangan sementara(TPS) ketTempat pembuangan akhir (TPA). Kosongnya dana operasional ini disebabkan karena Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun 2011 yang belum disyahkan DPRD. 
Iwan menambahkan, biaya operasional pengangkutan sampah yang dibutuhkan setiap bulannya sebesar Rp 220 juta. Dana itu digunakan untuk pembelian bahan bakar 34 truk, 3 unit buldoser, 3 unit tresida, biaya petugas kebersihan dan kegiatan pengurugan serta biaya pengolahan sampah di TPA.



Ayo berfikir dengan kelompokmu!
Berdasarkan artikel tersebut, diskusikan dengan kelompok kalian mengenai permasalahan limbah domestic, mayoritas terjadi pada kota-kota besar diIndonesia. Dari hasil diskusi tentukan pula solusi yang dapat dilakukan untuk mengurangi jumlah sampah dan bagaimana cara daur ulang yang tepat.
Hasil analisis :
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………




Folded Corner: Kelompok:……………
Anggota kelompok:
1………………………..
2.………………………
3……………………….
4………………………..
5……………….……..
 
Semarang,………………2011
Guru Mata Pelajaran


…………………………………

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar